Category Archives: West Jakarta

Djournal Coffee

Standard

Kebutuhan nongkrong di saat ini bener-bener jadi kebutuhan yang essential dalam hidup saya, tepatnya untuk menjaga stabilitas kesehatan jiwa. Secara rutinitas sehari-hari yang bikin jenuh dan sumpek, serta terbatasnya waktu untuk sekedar relax sendirian, maka gak heranlah saya sangat menghargai saat-saat bisa duduk sendirian & sekedar menikmati secangkir kopi hangat.

 

So, setiap dibukanya tempat nongkrong baru di daerah ‘kekuasaan’ saya di wilayah barat, saya selalu ngeh dan sedapat mungkin buruan nyoba’in mampir di tempat tersebut.

 

Sebenernya udah denger dari lama sih ttg Djournal Coffee, tapi ya baru-baru aja ini saya akhirnya menapakkan kaki di sini. Ada 3 cabang di Jakarta, kali ini saya coba yang di Puri Indah Mall.

 

Pas pandangan pertama sih udah jatuh cinta sama interior designnya. Suka banget sama bagian luarnya yang dibikin ala-ala kebun gitu. Kesannya fresh ngeliat warna perpaduan putih hijau begitu. Bangku taman dan tanaman yang diletakkan dalam pot juga bikin nuansa ruang terbuka itu makin nyata. Paling asyik sih kalau didukung dengan cuaca yang mendung ya, jadinya mengurangi gerah secara di atasnya cuma ditutup langit-langit bening which is kalau mataharinya rada galak ya berasa keringetan juga sih.

Djournal1

 

Djournal Garden

Kalau gak tahan gerah, ya bisa milih duduk di dalam aja. Disediakan sofa dan juga kursi kayu biasa.

interior djournal

Seru juga sih kalau ngobrol-ngobrol bareng teman di tempat ini. Trus yang saya suka juga mereka menampilkan aneka pastry di meja terbuka alias kita bisa self service. Cukup banyak pilihan juga. Kalau mau pesan makanan yang agak kompleks bisa langsung capcus liat di menu mereka yang terdapat di area kasir.

pastry djournal

Untuk kedatangan perdana ini, saya coba Ice Caramel Macchiato 160z (IDR44.545) dan Hot Mocha 120z (IDR39.091).

caramel machiato & hot mocha djournal

Berhubung sikon perut lagi nanggung, jadinya ya pesan makanan yang ‘nanggung’ juga secara porsi. Pilihan jatuh ke Tuna Salad Sandwich (IDR39.091). Dibungkus roti model hotdog serta lembaran daun selada, isian tunanya lumayan tebal juga. Irisan daging tuna dicampur dengan pipilan butir jagung dan paprika, plus chili sauce bikin adonan tersebut pas di rasa saat dilumat di dalam mulut. Ternyata dilengkapi pula dengan French fries. Hmmm….lumayan gede juga ya porsinya kalau dimakan sendiri.

tuna salad sandwich djournal

Karena nongkrong dalam waktu yang lumayan lama, alhasil lidah ini nagih pengen icip sesuatu yang manis. Berita gembira buat para sweet tooth! Di sini dibuka counter Collette & Lola. Anak selatan pasti udah familiar banget sama cake counter ini. Terkenal banget sama varian cakenya yang ajib. Sebelum ini sih pernah dikasih birthday cake yang rasa hazelnut. Dan doyan banget, karena walaupun rasanya manis tapi gak bikin eneg. Nah, kali ini saya juga pengen coba salah satu signature-nya yaitu Lola Bar (IDR31.818). Cake berlapis serta berisi coklat berbentuk persegi panjang serta dikelilingi oleh potongan kacang serta dialasi dengan sensasi crunchy dari cereal bikin saya mengacungkan dua jempol. Buat chocolate lover, kudu rasain ini.

Lola Bar collette lola djournal

Di kesempatan lain, pagi-pagi saya iseng mampir kemari. Breakfast ceritanya. Langsung ambil pastry andalan mereka yaitu Nutella Croissant (IDR30k). Sebenernya cuma croissant kosong diolesi Nutella sih di dalamnya, tapi rasanya lumayan ok juga. Untuk menyeimbangkan rasa manis dari Nutella, saya pesan coffee Toraja 120z (IDR27.273). Kopi pahit ceritanya. Jarang sih saya pesan black coffee seperti ini. Tapi mau belajar enjoy minum kopi dari aroma wanginya ah! Katanya kalau pesan di luar black coffee namanya banci kopi, eaaaaaa…..#malu

nutella & toraja djournal

Secara keseluruhan, saya suka banget sama tempat ini. Jadinya ya beneran saya bolak-balik mampir di sini, mungkin kalau dihitung sudah 4-5 kali ya. Cukuplah bawa 50 ribu saja kalau hanya untuk menghirup secangkir kopinya yang wangi sambil melepas stress.

 

 

 

Grand Indonesia, West Mall, GF,

Jl. MH. Thamrin No.1

Jakarta Pusat

Ph: (021) 23581835

 

Puri Indah Mall, GF Unit 001

Jakarta Barat

 

Cilandak Town Square, GF

Jl. TB Simatupang, Cilandak

Jakarta Selatan

Ph: 021 75920255

Advertisements

Pop Bar

Standard

Ice Cream! Yup, siapa yang tidak suka dessert dingin dengan berbagai rasa yang menggoda ini? Hampir semua orang dari anak-anak sampai dewasa pasti suka. Yang paling favorit adalah es dalam bentuk loli, karena bisa kita santap sambil jalan. Karena saya tipe orang yang selalu punya stock ice cream di freezer rumah, maka saya sangat excited ingin mencoba kedai ice cream ini.

Popbar ini ternyata berasal dari New York, Amerika Serikat. Mereka menjual es loli (es dalam bentuk stick) gelato, sorbet dan yogurt. Di luar negeri es ini sering disebut dengan nama ice pop atau popsicle. Menurut sejarah sih es loli ditemukan secara tidak sengaja di Kanada pada tahun 1905. Sekarang ini es loli sudah berkembang dengan kreasi aneka rasa dan bentuk yang lucu-lucu.

Di Popbar ini kita dipuaskan dengan 26 pilihan rasa. Untuk gelato ada pilihan rasa seperti: strawberry, coklat, pistachio, peanut butter, hazelnut, coconut & avocado. Untuk sorbetto ada pilihan rasa: mango, strawberry, watermelon, jackfruits, orange & guava. Ada beberapa es loli yang disajikan di display yang telah diberi topping tambahan juga. Tapi sepertinya lebih asyik kalau saya custom toppingnya sendiri. Harga untuk PopGelato (IDR 26k), kalau untuk PopSorbetto (IDR 25k).

popbar

Untuk toppingnya bisa berupa saus cokelat: Milk Chocolate, Dark Chocolate & White Chocolate. Kalau kurang puas bisa ditambah dengan topping kacang: hazelnut, almond & pistachio. Untuk Topping lain ada kelapa parut & meisjes cokelat. Untuk harga masing-masing Topping (IDR 3k).

Karena saya suka banget rasa coklat, jadinya saya pilih PopGelato rasa Chocolate. Biar lebih nampol es loli ini saya celupkan di saus Dark Chocolate, setelah itu diguling-gulingkan ke cacahan kacang pistachio.

choco pistachio popbar

Kresss, begitu kira-kira bunyi es loli ketika saya gigit! Bunyi itu berasal dari saus Dark Chocolate yang berubah teksturnya menjadi padat. Perlahan-lahan lapisan dark chocolate itu mencair di mulut diikuti dengan sensasi gelato yang dingin dengan rasa coklat yg nampol banget. Menjadi paduan harmoni yang sempurna dengan tekstur crunchy dari pistachio. Lain kali saya akan coba rasa Sorbet-nya. Es loli ini disajikan begitu saja, dalam arti tidak diberi alas piring sama sekali, hanya disiapkan tissue saja, sehingga harus langsung disantap. Karena tidak mengandung bahan pengawet, es ini jadi mudah mencair. Jadi siap-siap tissue basah saja, karena tangan bakal belepotan.

Es loli di Popbar ini dibuat fresh setiap hari. Jadi tidak distock berbulan-bulan. Untuk bahan buah-buahannya pun asli. Ada sebagian bahannya yang masih diimport dari Italia. Mereka menjamin bahwa es loli ini bebas pengawet, bebas gluten dan pewarna buatan. Katanya sih malah sudah tersertifikasi Kosher. Dan untuk varian Sorbet-nya bisa dikonsumsi untuk para vegetarian. So, tunggu apa lagi!

 

Bay Walk Mall, 2nd Floor

Jl. Pluit Karang Ayu

Jakarta Utara

 

Central Park Mall, LG Floor

Jl. Letjen S. Parman Kav. 28

Jakarta Barat

 

Lotte Shopping Avenue, LG Floor

Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5

Jakarta Selatan

 

Epicentrum Walk, Ground Floor

Jl. H.R. Rasuna Said

Kuningan – Jakarta Selatan

Phone: 021-29941679

 

Black Canyon Coffee

Standard

Pertama kali saya coba Black Canyon Coffee ini tahun 2011 saat saya sedang berlibur di Bali. Lokasinya di Discovery Shopping Mall. Saya tertarik mampir dan sekedar ngopi-ngopi cantik di tempat ini karena tempatnya persis di pinggir pantai. Keren banget!

3 tahun kemudian kembali saya mampir di tempat ini. Kali ini lokasinya di SMS Mall. Tempatnya benar-benar strategis, karena persis di depan live band stage. Sayangnya saya kesini bukan pas malam, jadinya ya gak ada yang perform.

Sempet mutar muter mall cari tempat nongkrong yang enak, sambil nunggu jam nonton XXI saya tiba. Maklum ya, saya kan movie lover sejati, hehe…Saya pilih tempat ini karena banyak sofa, jadi bisa santai & feel comfy. Pas buka buka menu saya baru sadar, ternyata Black Canyon ini franchise dari Thailand (yaela…kemana aja loooo…). Black Canyon Co.Ltd didirikan oleh Dr. Tanong Bidaya & Pravit Chitnarapong pada tahun 1993 di Bangkok. Black Canyon termasuk anggota dari SCAA (Specialty Coffee Association of America) dan telah mendapatkan penghargaan Super Brand. Kabarnya pertumbuhan tanaman kopi di Thailand ini diawasi langsung oleh kerajaan Thailand. Mereka juga memiliki fasilitas pengemasan & pembakaran khusus, sehingga kesegaran kopinya tetap terjamin.

Untuk kopinya saya pilih Iced Espresso (IDR 33k). Rasa kopinya nendang dan fresh banget. Cucok buat cuaca panas begini. Pilihan lain ada cappuccino, frappucino, Mexican coffee, hot/ice chocolate, etc. Untuk netralisasi rasa saya juga order Chamomile Tea (IDR 20k).

coffee & tea black canyon

Untuk appetizer, saya mencoba cemilan yang ringan saja: Nachos (IDR 38k). Hadirlahsepiring keripik Nachos yang crunchy dengan topping saus asam manis dengan campuran daging cacah sapi serta avocado yang telah dihaluskan dan mayonnaise. Rasanya ya standardlah, lumayan enak.

nachos

Saya juga tertarik mencoba Spicy Glass Noodles & Salmon Salad (IDR 40k). Bisa dibilang hidangan ini nyaris sama dengan salad, bedanya ada tambahan soun-nya. Dilengkapi dengan selada, daun bawang, bawang merah dan beberapa potong salmon yang telah dipanggang. Kemudian disiram dengan saus Thai yang rasanya asam pedas. Segaaarr! Pas untuk menu pembuka. Jenis salad lain: Spicy Apple Salad, Thai Mango Salad.

spicy glass noodles black canyon

Disini juga menyediakan menu steak, Indonesian food (oxtail soup, ayam bakar, traditional mie goreng), aneka menu nasi ala Thai (rice with garlic tauco chicken, rice with dried green curry chicken), Thai style Fried Noodle with Prawn/Chicken/Seafood), Curries/Soups (chicken green curry, tom yum soup, clear soup, spicy prawn soup). Ada juga jenis menu yang dapat dinikmati dengan nasi putih seperti: boiled fish with spicy seafood sauce, stir fried chicken with cashew nuts, fried chicken with garlic taucho sauce, stir fried mixed vegetables in oyster sauce. Kalau ajak anak-anak bisa dipesankan cemilan ala Western seperti: mixed fries, chicken wings, crab croquette, thai green curry fish cake, Thai prawn spring roll. Kalau suka pasta juga bisa order Carbonara, Pasta with Sausage & Chili paste, spaghetti Bolognaise.

Over all sih kualitas hidangannya okay, ambience desain interiornya juga cukup nyaman untuk sekedar menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.

 

Jl. Cipete Raya No. 8A

Jakarta Selatan

Ph: 021-75912249

 

Mall La Codefin

Jl. Kemang Raya 8

Jakarta Selatan

Ph: 021-71790489

 

Cilandak Town Square, Ground Floor

Jl. TB Simatupang Kav. 17

Jakarta Selatan

Ph: 021-7546090

 

Kota Kasablanka Mall, UG Floor – FSU02

Jl. Kasablanka Raya Kav. 88

Kuningan – Jakarta Selatan

Ph: 021-29465156

 

La Piazza 1st Floor Unit I-5 Sentra Kelapa Gading II

Boulevard Raya – Jakarta Utara

Ph: 021-45864962-5

 

Mall of Indonesia, Centro Dept Store

Kelapa Gading Square, Jl. Boulevard Barat Raya

Jakarta Utara

Ph: 021-26850851

 

Summarecon Mall Serpong Unit DGF – 219

Downtown Walk SMS2

Tangerang

Ph: 021-29310712

 

Living World Mall Ground Floor Unit C 50-52

Alam Sutera Boulevard Kav. 21

Serpong

Ph: 021-29239464

 

Alam Sutera Mall, G-82 s/d G-83A

Alam Sutera Serpong – Tangerang

Ph: 021-30449290

 

Paris Van Java Mall

Jl. Sukajadi No. 137-139

Bandung

Ph: 022-91513198

 

Jl. Babarsari Blok B7-10

Catur Tunggal, Depok-Sleman

Yogyakarta

Ph: 0274-4332920

 

Candi Baru Hotel

Jl. Rinjani No. 21

Semarang

Ph: 024-8507655

 

 

 

Ichiro

Standard

Jalan Pesanggrahan itu deket banget sama lokasi rumah saya, makanya saya selalu ngeh setiap ada “wajah baru” yang hadir di culinary street tersebut. Kali ini ada resto ramen baru. Saya pikir nekad juga ya buka dekat dengan Ikkudo Ichi. Paling gak harus bisa nyamain rasa kaldunya atau lebih bagus lagi kalau bisa lebih enak, kalau mau tetap bertahan di percaturan kuliner Jakarta (that’s absolutely true!).

Sebelum ada Ichiro, dulu bekas resto Ampera. Entah kenapa tutup, padahal ya makanannya lumayan enak dan harganya murah. Mungkin makanan Indonesia kurang diminati di daerah perumahan Jakarta Barat ya? Area parkirnya sih lumayan luas lah. Saya pergi kesana pas tanggal merah dan jam nanggung di sore hari, jadi tidak terlalu ramai.

Ruangannya nyaman, didominasi warna merah dan furniture terbuat dari kayu. Untuk kursinya tidak diberi sandaran (bangku kayu), ya khas warung di Jepang sana, supaya tamunya gak pada ngobrol. Begitu selesai makan langsung cabut gitu. Buku menunya bagus, begitu saya buka….banyak bener jenis ramennya. Udah saya baca-baca dan lihat foto-fotonya, tetep aja masih bingung mau order yang mana. Alhasil, saya panggil pelayannya dan langsung nanya: “Mbak, yang paling enak atau yang jadi favorit di tempat ini yang mana?”. Masa malah saya dibacain menu, lah, gimana sih? Bener-bener dibacain semua satu-satu. Yaela…itu mah saya bisa baca sendiri. Biasanya dijawabin gak jelas gitu, rasanya pasti biasa-biasa aja. Kalau asumsi tanpa nyoba gak sah donk ya….

Finally, saya lihat fotonya yang paling menarik, trus saya lihat penjabarannya dan cap cip cup, saya putuskan untuk order yang namanya Akao (IDR 54k). Apa itu Akao? Ternyata itu ramen dengan kuah aroma cabe bakar. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, semangkuk besar ramen langsung tersaji di depan mata. Tekstur ramennya lurus, pas matangnya, tidak terlalu keras dan juga tidak terlalu lunak. Dilengkapi dengan topping chashu babi, ½ potong telur rebus Nitamago yang nyaris matang (secara bagian kuningnya teksturnya hampir padat kayak telur rebus biasa, sigh….), potongan tipis jamur dan taburan daun bawang. Suapan pertama belum terasa pedasnya, kaldunya tipis dan rasanya buat saya sih just okay. Setelah beberapa suapan baru tuh rasa cabai mulai membakar lidah dan kerongkongan saya. Pesan saya, jangan ngobrol pas lagi makan kuahnya apalagi sampai keselek, bakalan panas tuh kerongkongan.

Akao ichiro

Untuk ramen kedua saya pesan Kosyoo (IDR 54k). Kuahnya merupakan campuran aneka lada Jepang. Rasanya pedas merica banget! Saya sih kurang suka ya pedas merica begini, lebih pilih pedas cabai. Ini bakal jadi yang pertama sekaligus terakhir saya order Kosyoo, maaf, saya gak suka. Mungkin kalau addict sama merica ya cocok lidahnya ya. Untuk topping-topppingnya semua sama dengan Akao. Untuk minuman pas banget kalau pesan Ocha Dingin (IDR 10k) untuk meredakan rasa pedasnya.

kosyoo ichiro

Kesimpulannya, rasanya biasa aja, kaldunya kurang kuat. Rasa kaldunya ketutup sama bumbu-bumbu tambahannya seperti cabai atau merica. Mungkin kalau saya ada kesempatan kesini lagi, saya akan coba varian yang polos, alias tanpa embel-embel bumbu tambahan.

 

 

Jl. Pesanggrahan RT 11/03

Jakarta Barat

Ph: 021-58903684

 

 

HANS and BELLE

Standard

Abis ngopi pagi, nyalon dan makan steak, pas banget kalau having dessert ya. Lagi pengen makan cake nih! Kebetulan pas tadi pagi keliling-keliling nungguin salon buka, saya lewat counter yang baru buka. Tadinya saya pikir toko mainan anak, karena interior-nya banyak boneka teddy bear bertebaran dimana-mana. Eh, gak taunya jual cake & cookies, ada café-nya pula. Nah, makin penasaran aja kan?

Suka dengan display-nya yang super cute. Aneka cake berdiameter sekitar 20-cm ditata di atas nampan transparan yang cantik, diselingi dengan ember-ember stainless warna cerah. Kemudian di bagian tengah meja display dibuat rak bertingkat yang diisi deretan boneka teddy bear serta kotak-kotak cookies & macarons berwarna-warni.

HB room

Untuk tempat duduknya berupa sofa warna biru donker yang tiap sisinya dilapisi dengan paper yang berdesign seperti artikel koran/majalah. Keren! Di bagian atas, juga super unik, ada rel kereta api mini lengkap dengan kereta kayu mini-nya. Lalu ada gir-gir mesin yang dicat aneka warna. Anak-anak pasti suka kalau diajak ke tempat ini.

HB room 2

Karena konsepnya juga berupa café, disini juga menyediakan menu makanan ala Western gitu deh. Tapi karena andalan-nya cake, ya untuk kedatangan pertama kali saya harus coba cake-nya.

Secara saya chocoholic, makanya saya kudu harus wajib nyoba cake coklatnya. Untuk kali ini saya coba yang namanya Chocolate Chocolate Chocolate (IDR 25k). Ckckck, coklatnya sampai disebut 3x itu berarti rasa coklatnya kudu nendang ya! Beneran loh, rasanya enaaaakkk banget! Lembut banget tekstur coklatnya, trus ada crunchy-crunchy-nya gitu. Cake dibungkus dengan lapisan coklat tipis trus toppingnya lempengan coklat bulat dengan hiasan selai warna merah kuning hijau.

chocolate 3x HB

Cake kedua yang saya coba adalah Green with Envy (IDR 25k). Tampilannya lucu, warna hijau berbentuk setengah telur, diberi topping potongan milk chocolate berbentuk ring dan blueberry. Warna hijaunya itu berasal dari green tea. Rasanya sih ya wangi-wangi ala daun teh gitu. Di dalamnya diisi dengan red bean yang sudah dihaluskan. Kombinasi rasanya sih unik ya. Buat yang suka green tea sih kudu order ya, Kalau buat saya, cake coklat-nya tetep yang jadi juara.

green with envy HB

Kebetulan hari itu saya datang pas hari opening-nya, jadinya saya berkesempatan untuk coba tester cookies-nya. Ada kali tu 10 macam saya cobain semua. Beneran jadi begah gara-gara icip testernya aja. Karena suka coklat ya gak jauh-jauh deh saya bawa pulang itu Choco Chips (IDR 20k). Choco Chips-nya enak karena tidak terlalu manis. Kalau di tempat lain biasanya pakai chocolate milk, kalau disini pakai dark chocolate, jadi gak neg. Trus saya juga beli Choco Moccachino (IDR 20k). Ini juga enak, rasa kopinya berasa banget, trus di ujungnya diberi lapisan coklat. Keponakan saya juga suka banget! Nah 2 items ini nih yang laku banget, karena pas saya beli itu stock beneran langsung habis. Yang saya mau beli juga itu yang rasa Almond, tipis-tipis gitu, garing kriuk-kriuk. Tapi sayang saya udah gak kebagian, abis ludes!

cookies HB

Seminggu kemudian, saya titip take away sama ibu saya yang kebetulan sedang jalan-jalan di sana. Stock Chocolate Chocolate Chocolate ternyata belum datang. Jadinya saya dibelikan cake lain, tapi tetep coklat ya judulannya, haha….everybody knows I love chocolate so much!

Yang pertama lucu banget designnya. Toppingnya muka panda gitu, secara judulnya juga Kungfu Panda (IDR 22k). Bentuknya mirip Green with Envy tapi warnanya coklat. Tekstur dalamnya mirip sih, cuma ya serba coklat aja bahannya, trus di bagian bawahnya dikasih biscuit gitu. Saya suka!

kungfu panda

Trus cake kedua Guilty as Charged (IDR 22k). Namanya aneh ya. Mungkin maksudnya kalau abis makan cake ini pasti berasa berdosa banget buat yang lagi diet, secara kalori tinggi. Tapi sumpah, ni super enak! Dalemnya full coklat lembut gitu, di atasnya kayak dilapisi gel tipis, trus dibungkus di bawahnya kayak pie. Hadeh! Kalau abis ini langsung musuhan sama timbangan :p

guilty as charged HB
Kata orang sih konsep design-nya niru toko cake yang ada di daerah selatan. Tapi kalau buat saya sih, kalau jadi pioneer ya kudu siap ditiru lah. Two thumbs up buat cake di tempat ini! Saya pasti bakal cobain jenis cake yang lain di lain waktu.

 

.

Puri Indah Mall

Expansion 2nd Floor Unit 202

Ph: 021-58354426 / 58354427

SEVEN TO 7 MEAT SHOP & CAFE

Standard

Blackboard bertuliskan ‘discount 20%’ cukup menarik perhatian saya untuk masuk ke tempat ini. Begitu masuk langsung disambut display aneka daging sapi mentah yang fresh. Secara design sih sederhana saja, meja kursi dari bahan kayu, warna ruangan natural, dan langit-langitnya dibiarkan terbuka sehingga terlihat pipa-pipa saluran udaranya.

7 to 7 room

7 to 7 room 2

Dari menunya ya judulannya Western. Disediakan menu breakfast (omelette, scrambled egg, sunny side up & toasts, bisa tambah bacon/sausage kalau suka), ada soup & salad, snacks (bitterballen, french fries, mashed potato & potato wedges), pasta, sandwiches, Japanese style (steamed bun, shabu-shabu, beef yakiniku, beef teriyaki, fried udon), dessert (brownies, banana split, mango pudding, fruit salad).

Konsepnya sih mirip banget sama Stevan Meat Shop. Kita pilih jenis daging-nya di display, lalu pilih mau dimasak apa. Karena judulannya Meat Shop, gak absah kalau saya tidak order menu steak donk ya….

Bingung juga lihat jenis daging yang lumayan banyak gini. Pilihan standardnya ya seperti biasa ada sirloin, tenderloin, rib eye, etc. Kali ini saya ingin coba Wagyu-nya. Finally saya pilih Wagyu 6 Ribeye (IDR 1,257k per kg). Karena tadi pagi saya sudah breakfast, dan hanya ingin sekedar icip-icip, saya hanya pesan 100 gram saja.

Untuk tingkat kematangan saya suka yang medium. Untuk paket masaknya ada 2 macam. Kalau hanya masak steak-nya saja dikenakan charge IDR 30k. Kalau lengkap dengan side dish-nya (soup, salad & dessert) dikenakan charge IDR 60k. Ya sudahlah ya, daripada nanggung, mending pesan yang lengkap sekalian.

Sambil menunggu steak saya matang, datanglah hidangan appetizer. Mix Salad berupa selada, potongan tomat, mentimun, paprika dan jagung disiram dengan balsamic dressing dan honey mustard. Yang agak aneh disini, di atas saladnya dikasih potongan kulit pangsit goring. Hmmm…agak gak matching sih menurut saya. Untuk soupnya disajikan Mushroom Soup. Tastenya lumayan, dengan topping crouton. Tingkat kekentalannya pas.

soup & salad 7 to 7

Setelah appetizer habis saya santap, datanglah steak saya. Dari penampilan sih jelek banget, huhuhu….seadanya gitu. Kalau dibanding resto steak lain sih ya jauhlah. Sekilas kalau dilihat sih beneran gak nafsu’in buat disantap. Apalagi pakai acara dihias pakai potongan wortel & buncis yang cuma segelintir, hadeh, mengenaskan ya….No hurt feeling ya, saya cuma jujur. Tapi ya mau bagaimana lagi….mungkin mereka gak terlalu menting’in appearance-nya kali ya…IMHO sih itu hal kedua yang penting selain rasanya loh!

wagyu steak 7 to 7

Pertama-tama cobain Mashed Potato-nya dulu (bisa pilih French Fries juga kok). Rasanya so so lah, dibumbuin cuma pakai garam & merica sepertinya, yang penting sih gak tawar. Lalu steak-nya, okay….dagingnya sih juicy abis secara wagyu ya…melted in my mouth, enak banget. Trus saya makan pakai Mushroom Sauce-nya (pilihan lain: Barbeque atau Black Pepper Sauce). Rasa sauce-nya terlalu tajam ya, kurang creamy. Saya kurang suka sih. Lebih enak steak-nya dimakan polos aja tanpa sauce-nya.

Untuk dessertnya: Mango Pudding. Gelasnya kecil bener, hehe…rasanya manis dengan topping milk di atasnya. Saya sih lebih suka kalau pudding mangga rasanya agak asam sedikit ya.

mango pudding 7 to 7

Oya, discount 20% nya itu ternyata hanya untuk charge masaknya dan minuman saja. Untuk harga steak-nya tidak discount. Kalau ada kesempatan kesini lagi sih saya ingin coba jenis daging Matsuzaka yang per kilo harganya IDR 4,000k. Mahal ya bo’! Ada yang mau bayarin saya gak? Haha….

 

Puri Indah Mall

Expansion 1st Floor E 104-105

Ph: 021-5822370

 

MAZEL TOV

Standard

Okay, nulis blog itu memang perlu niat yang kuat ya….Ni baru mulai mood lagi sekarang secara udah ‘break’ sekian lama….Dari semalem tiba-tiba dapet ‘wangsit’ dadakan, jadinya pagi-pagi gini udah ‘pacaran’ sama kompi.

Ngaku dosa dulu nih, saya kerjainnya di kantor, eittsss….jangan maen nge-judge dulu, kerjaan saya di kantor udah kelar semua….plok plok plok….kasih applause donk :p Drpd bengong trus kesambet, mending liatin foto makanan sambil cerita ke kamu-kamu semua yang suka ‘maen’ ke blog ini kan?

Well, seperti yang sudah pernah saya tulis di artikel-artikel sebelumnya, kalau saya ini paling norak kalau lagi ada mall baru. Sebenernya mall-nya lama, cuma di-eskpansi aja. Yup, you know what I mean: Puri Indah Mall. Beneran itu kalau liat resto baru bawaannya penasaran pengen masuk dan nyobain makanannya.

Kali ini saya iseng masuk ke suatu resto dengan nama yang cukup ‘familiar’ di telinga saya: Mazel Tov. Kali ada yang asing dengan kalimat tersebut. Actually, Mazel Tov itu adalah bahasa Ibrani yang artinya “good luck” atau “congratulation”. Akrab di telinga saya karena saya pernah pergi ke Israel dan kata-kata itu sering diucapkan.

Hari itu memang hari untuk saya enjoy “ME TIME”. Sekedar refreshing, melepas kepenatan rutinitas sehari-hari. Jadi emang lagi jalan-jalan sendiri. pas jam makan siang pula, jadinya moment yang tepat untuk coba sesuatu yang baru.

Di bagian depan resto saya sempat baca ada menu High Tea. Tapi sayangnya baru start jam 13.00 WIB sampai jam 16.00 WIB kalau tidak salah ingat. Sedangkan sekarang baru jam 11.30 WIB dan perut udah minta diisi. Mungkin lain kali bakalan coba High Tea-nya.

Cahaya temaram langsung menerpa mata saya ketika memasuki ruang resto ini. Dalam beberapa detik, mata langsung menyapu seisi ruangan dan yaaakk….di pojokan ada sofa yang sepertinya cukup nyaman untuk nongkrong sejenak di tempat ini. Sepertinya siang itu saya jadi satu-satunya customer, meja lain yang terisi orang sepertinya adalah si owner sendiri atau manager di tempat ini.

mazeltov room

Di beberapa sisi dinding resto, dipenuhi oleh deretan botol-botol wine yang diletakkan pada rak-rak kayu bercahaya putih. Di bagian depan, ada mini bar. Mungkin asyik juga ya kalau malam-malam ke tempat ini bersama teman-teman untuk sekedar minum wine dan ngobrol. Lalu di bagian langit-langit, ada sesuatu yang unik, gentong-gentong kayu wine dijadikan dekorasi. Kreatif juga. Tau gak sih, berasanya kayak lagi di gudang-gudang wine, belum pernah masuk secara real sih, cuma suka lihat di film-film aja. Bawaannya jadi romantic aja ih, cucok banget ni kalau buat duduk berduaan….eheeeemmm….

mazeltov room 2

Bagian atas dicat dengan warna abu-abu, lantai dilapis dengan kayu, serta furniture bergaya simple minimalis dengan warna coklat tua, membuat resto ini kesannya ‘adem’ gitu. Kombinasi warnanya bener-bener “gue banget”, secara rumah saya juga nuansanya persis kayak gini. TOP BGT, hehe…

Saya pikir karena namanya ala Israel, menunya juga makanan sana. Ternyata salah dugaan saya. Menu-nya Western banget. Ada steak (IDR 150k – IDR 300k), pasta (IDR 60k – IDR 80k), chicken (IDR 70k – IDR 90k), rice (IDR 80k – IDR 100k, ada menu oxtail fried rice-nya segala loh). Ada menu side dish-nya juga, seperti French fries, mashed potato, lyonnaise potato, fondant potato, mix salad, mix vegetable, etc.

Untuk kali ini, saya ingin coba minuman yang segar tapi sehat. Pilihan saya langsung jatuh ke Evergreen (IDR 35k). Apa itu? Sebenarnya juice ini sudah populer beberapa tahun yang lalu. Beberapa resto juga menyediakan jenis minuman ini. Evergreen ini merupakan juice nanas dan Chinese cabbage. Warnanya hijau, fresh seperti daun-daunan, rasanya asam segar dan sama sekali tidak ada rasa langu dari sayur. Enak banget, saya suka. Di bagian menu healthy drink ini juga ada yang namanya Popeye’s Drink & Mazeltov’s Afternoon, dua-duanya menggunakan fresh milk. Lalu ada juga Second Refreshing, kalau yang ini menggunakan fresh mint.

evergreen mazeltov

Karena untuk minuman saya sudah pesan yang sehat, maka untuk main course-nya saya juga ingin makan yang sehat, biar matching gitu ceritanya. Red Snapper Montpellier (IDR 79k) sepertinya adalah pilihan yang tepat. Fillet Ikan Kakap Merah digoreng sampai kulitnya berwarna kecoklatan, diletakkan di atas spaghetti yang disiram dengan cream sauce serta potongan daun bayam yang telah direbus sebentar, dan toppingnya berupa daun basil yang digoreng garing kriuk-kriuk. Daging ikannya fresh dan juicy, pas matengnya. Cream sauce-nya juga enak, gak terlalu kental dan gak terlalu milky rasanya. Dan ternyata daun basil itu yummy juga kalau digoreng garing. Over all, very delicious!

red snapper mazeltov

Next time definitely I’ll be back! Penasaran pengen coba Beef Wellington-nya!

 

Puri Indah Mall

Expansion GF E-007

Ph: 021-5823207

 

Beatrice Quarters

Standard

Sebenarnya Puri Mall Extention ini sudah bisa didatangi bulan Januari 2014, tapi beneran baru keburu sekarang untuk meninjau kesana (kayak pejabat aje, hehe). Di extention masih banyak stall yang kosong sih, secara masih gress juga openingnya. Mungkin baru sekitar 10 gerai saja. Terdiri dari 3 level, saya langsung mutar muter nge-cek ada resto apa aja disana. Sebagian sih saya udah pernah coba, jadi seperti biasa, saya pengen coba sesuatu yang baru.

Nah di tingkat 2 ada resto yang baru saya dengar namanya: Beatrice Quarters. Pertama sih saya lihat menunya dulu. Cukup beraneka ragam, tipe-tipe kayak Nanny’s Pavilion lah. Dekornya juga cute imut-imut. Ruangan didominasi dengan warna putih bersih. Dengan beberapa separator berbentuk kaca jendela, ruangan ini terlihat luas. Resto ini bisa memuat sekitar 80-100 orang. Di salah satu tembok dipasang gambar Menara Eiffel. Well, sepertinya resto ini ingin mengadaptasi suasana di Perancis sana yang berkesan romantis. Lumayan dapet sih ambience-nya. Nyaman juga berlama-lama disini, karena masih sepi.

beatrice room

Design meja makannya juga lucu. Kartun banget, anak-anak pasti suka nongkrong disini. Materi kayu pada meja ditutup dengan kaca tembus pandang yang berisi poster kartun. Ide yang cukup kreatif.

beatrice table

Untuk minuman saya pesan yang sehat-sehat saja, Juice Kiwi (Rp.29.000,-). Juice-nya sih tidak seperti yang saya bayangkan. Harapan saya rasanya asam-asam segar gitu. Tapi ternyata kebanyakan gula. Jadinya kemanisan sih menurut saya. Pas saya sedang menunggu makanan tiba, saya diberikan compliment berupa potongan roti butter yang di-oven & disajikan bersama liquid chocolate. Quite nice!

juice kiwi beatrice

Untuk main course saya order Herbes Et Epices John Dory (Rp.75.000,-). Bingung kan bacanya? Itu ternyata seporsi butter rice dengan topping sayuran & jamur yang telah ditumis dengan aneka bumbu plus 2 slices ikan Dory. Butter rice-nya enak. Topping sayuran & jamurnya yummy banget, pas banget asinnya. Untuk jamur bisa minta extra, tinggal tambah Rp.5.000,- saja. Bisa minta tambah telur juga kalau suka. Selain ikan Dory, ada banyak opsi lainnya, seperti: Ayam, ikan Black Cod, Salmon, Lamb Rack, Tenderloin dan Wagyu. Harga berkisar antara Rp.65.000,- s/d Rp.155.000,-. Lumayan mahal, tapi worth it lah. Saya suka banget, very delish! Recommended!

herbs john dory beatrice

Sebagai penutup saya tertarik untuk mencoba Le Grande Millefeuille Dark Coco (Rp.35.000,-). Apaan lagi tuh? Ternyata itu adalah 4 layers puff pastry tipis yang di tengahnya diberi filling cream vanilla dan dark coco yang disajikan dingin beserta 1 scoop ice cream vanilla. Crispy-nya pastry pas banget dipadukan dengan manisnya cream dan sensasi dinginnya ice cream. I like it! Pas hidangan ini datang, sempat shock berat, karena saya pikir ukurannya kecil (di foto menu), ternyata gede banget. Jadinya saya hanya sanggup makan ½ porsi saja, ½ porsi lagi saya take away.

millefeuille dark coco beatrice

Menu lainnya yang tersedia di tempat ini: pizza, en pappilote, pasta, steak & appetizer (soup/salad). Dessertnya pun ada yang berupa toast plus topping ice cream (seperti di Roppan). Saya pasti balik lagi ke tempat ini, secara makanannya enak banget. Intinya: PUAS!

 

 

PURI INDAH MALL Extention, 2nd Floor

Puri Indah – Jakarta Barat

 

MARINA CROWN B/26

PIK – Jakarta Utara

Honeymoon Dessert

Standard

Kalau ditanya sudah berapa kali saya ke tempat ini? Jawabannya: LUPA! Secara sering banget. Sejak pertama kali dibuka di Mall TA, saya langsung jatuh cinta dengan tempat dessert ini. Kenapa? Karena sesuai dengan selera lidah saya yang tidak terlalu suka dengan dessert yang terlalu manis. Mungkin buat orang yang doyan banget makanan yang manisnya nendang, sudah dipastikan gak bakal suka nyantap dessert di tempat ini.

Secara Honeymoon Dessert baru buka di Gandaria City Mall, so saya langsung cap cus pengen nongkrong sambil makan yang seger-seger dulu setelah capek keliling-keliling. Menu-menu andalan di tempat ini sudah pernah saya cobain semua. Mungkin next visit saya bakal bahas itu. Kali ini saya mau coba menu lain yang gak kalah enaknya.

Yang pertama saya order: Grass Jelly w/ Water Melon (Rp.23.000,-). Semangkuk cincau dengan bola-bola buah semangka dan kuah semangka, wow! Rasanya super segar! Tekstur manis dingin bener-bener bikin tenggorokan saya di-refresh.

grass jelly w/ water melon

Trus saya juga pesan: Tofu Pudding w/ Strawberry (Rp.29.000,-). Bagi penggemar rasa asam, wajib pesan dessert ini. Tekstur puddingnya yang lembut berpadu sempurna dengan rasa asam dari potongan buah strawberry & kuah juice-nya. Fresh!

tofu pudding w/ strawberry

Nah, yang terakhir ini, must order! Secara termasuk “juara” di tempat ini, yaitu: Durian Pancake (Rp.35.000,-). Dua potong pancake hijau muda berbentuk kotak dengan fill in daging durian asli plus cream. Rasa duriannya berasa banget dan cream-nya gak berasa neg. Super delish!

durian pancake

TAMAN ANGGREK MALL, 4th Floor Unit 401A

Jl. Letjen S. Parman Kav. 21

Slipi – Jakarta Barat

 

PLUIT VILLAGE, 4th Floor Unit 59

Jl. Pluit Indah Raya

Jakarta Utara

 

KELAPA GADING 3 MALL, Gourmet Walk – 58

Jl. Boulevard Raya Kelapa Gading Blok M

Kelapa Gading – Jakarta Utara

 

PONDOK INDAH MALL 2, 3rd Floor – Foodcourt 23

Jl. Metro Pondok Indah Blok 3 B

Pondok Indah – Jakarta Selatan

 

EMPORIUM PLUIT MALL, 4th Floor Unit 35

Jl. Pluit Selatan Raya Blok S – 6

Pluit – Jakarta Utara

 

GANDARIA CITY MALL, LG Floor Unit L-68

Jl. Sultan Iskandar Muda

Jakarta Selatan

Phone: 021-29236406

Hot Star Large Fried Chicken

Standard

Siapa sih yang belum pernah ngemil Large Fried Chicken yang lagi happening sekarang ini? Hampir semua pasti sudah pernah coba cemilan asik dari Taiwan yang cetar ini. Kalau selama ini di Jakarta cuma Shihlin yang jual produk ini, sekarang muncul brand yang katanya paling terkenal se-Taiwan: Hot Star.

Begitu tahu kalau Hot Star buka di Baywalk Mall, langsung deh penasaran pengen cobain dan banding’in sama Shihlin. Terletak di lantai 4, stallnya berukuran kecil, paling kalau untuk duduk di sana hanya dapat menampung 10-12 orang. Kebetulan saya datang pas jam nanggung, jadi masih dapat tempat duduk.

Of course, langsung saya order Large Fried Chicken yang Signature/Original (Rp.38.000,-). Kalau mau coba rasa lain ada rasa BBQ dan Blackpepper (Rp.40.000,-). Utk spiciness level juga tersedia 4 level (tidak pedas, pedas sedang, pedas, sangat pedas). Saya coba yang tidak pedas, karena benar-benar mau merasakan bumbu asli-nya. Fried Chicken disajikan secara utuh, tidak dipotong-potong seperti Shihlin. Ukurannya besar, ngeliatnya aja udah berasa kenyang. Dagingnya juicy banget dan so pasti empuk. Bumbu meresap sampai ke dalam. Ternyata di bagian ujungnya masih ada tulangnya. Dagingnya lebih berair, kalau Shihlin lebih kering. Luarnya crunchy banget. So yummy!

large fried chicken

Untuk cemilan lain, saya coba Crispy Mushroomnya (Rp.18.181,-). Tekstur jamurnya kenyal, berpadu dengan tepungnya yang crispy. Saya pesan dengan rasa pedas. Lumayan enak juga.

crispy mushroom

Untuk minumannya saya order Lime Green Tea (Rp.15.545,-). Rasanya asem seger gitu deh! Cocok buat abis makan snack yang gorengan kayak gini.

lime green tea

Mereka juga jual varian snack lain seperti French Fries (Rp.18.000,-), Plum Sweet Potato (Rp.22.000,-), Rice Set (Rp.35.000,-) dan beberapa jenis minuman teh dan soda (Rp.15.545,-).

 

 

BAYWALK MALL, 4th Floor

Jl. Pluit Karang Ayu Utara

Jakarta Utara

Next Branches: Bintaro Xchange, Puri Indah Mall, Supermall Karawaci, The Breeze BSD